Kamis, 27 Oktober 2011

ORGANISASI

TIPE ATAU BENTUK ORGANISASI

A. Tipe Organisasi
Bagan organisasi memperlihatkan tentang susunan fungsi-fungsi dan departemensi yang
menunjukkan hubungan kerjasama.
Bagan ini menggambarkan lima aspek utama suatu struktur organisasi, yaitu :
1) Pembagian kerja
2) Rantai perintah
3) Tipe pekerjaan yang dilaksanakan
4) Pengelompokkan segmen-segmen pekerjaan
5) Tingkatan manajemen

Adapun cara penggambaran bagan struktur organisasi menurut Henry G. Hodges dapat
digambarkan sebagai berikut :
1) Piramida Mendatar (Flat)
Merupakan bentuk yang paling banyak digunakan, sederhana, jelas dan mudah dimengerti.
Ciri-cirinya :
a) Jumlah satuan organisasi tidak banyak sehingga tingkat-tingkat hierarki kewenangan
sedikit.
b) Jumlah pekerja (bawahan) yang harus dikendalikan cukup banyak.
c) Format jabatan untuk tingkat pimpinan sedikit, karena jumlah pimpinan relatif kecil.
2) Piramida Terbalik
Organisasi piramida terbalik salah satu unit dari tipe piramida dengan jumlah jabatan
pimpinan lebih besar daripada jumlah pekerja. Organisasi ini hanya cocok untuk
organisasi-organisasi yang pengangkatan pegawainyan berdasarkan atas jabatan fungsional
seperti organisasi-organisasi/ lembaga-lembaga penelitian, lembaga-lembaga pendidikan.
3) Kerucut
Ciri-ciri organisasi dari tipe kerucut :
. Jumlah satuan organisasi banyak sehingga tingkat hierarki/ kewenangan banyak.
. Rentang kendali sempit.
. Pelimpahan wewenang dan tanggung jawab dapat dilakukan sampai kepada pejabat/
pimpinan yang bawah/ rendah.
. Jarak antara pimpinan tingkat atas dengan pimpinan tingkat bawah terlalu jauh.
. Jumlah informasi jabatan cukup besar.
B. BENTUK ORGANISASI
Memandang organisasi dari segi tata hubungan, wewenang dan tanggung jawab yang ada oleh
organisasi.
Bentuk-Bentuk Organisasi :
a. Bentuk Organisasi Staff
b. Bentuk Organisasi Lini
c. Bentuk Organisasi Fungsional
d. Bentuk Organisasi Fungsional dan Lini
e. Bentuk Organisasi Fungsional dan Staff
f. Bentuk Organisasi Lini dan Staff

Bentuk-bentuk organisasi dapat dibedakan menjadi :
a. Organisasi Garis
Merupakan bentuk organisasi tertua dan paling sederhana, diciptakan oleh Henry Fayol.
Ciri-ciri bentuk organisasi yaitu masih kecil, jumlah karyawan sedikit dan saling mengenal
serta spesialisasi kerja belum tinggi.

Kebaikan organisasi ini :
a) Kesatuan komando terjamin sepenuhnya karena pimpinan berada pada satu tangan
b) Garis komando berjalan secara tegas, karena pimpinan berhubungan langsung dengan
bawahan.
c) Proses pengambilan keputusan dengan cepat.
d) Karyawan yang memiliki kecakapan yang tinggi serta rendah dapat segera diketahui, juga
karyawan yang rajin dan malas.
e) Rasa solideritas yang tinggi.

Kelemahan organisasi ini :
a) Seluruh organisasi tergantung pada satu orang saja, apabila dia tidak mampu
melaksanakan tugas, maka organisasi akan terancam.
b) Adanya kecenderungan pimpinan bertindak secara otokratis.
c) Kesempatan karyawan untuk berkembang terbatas.

b. Organisasi Garis dan Staff
Dianut oleh organisasi besar, daerah kerjanya luas dan mempunyai bidang tugas yang
beraneka ragam serta rumit dan jumlah karyawannya banyak. Staf yaitu orang yang ahli dalam
bidang tertentu dengan tugas memberi nasihat dan saran dalam bidang kepada pejabat
pimpinan dalam organisasi.

Kebaikan organisasi ini :
a) Dapat digunakan dalam organisasi yang besar maupun kecil, serta apapun tujuan
perusahaan.
b) Terdapat pembagian tugas antara pimpinan dengan pelaksana sebagai akibat adanya staff
ahli.
c) Bakat yang berbeda yang dimiliki oleh setiap karyawan dapat ditentukan menjadi suatu
spealisasi.
d) Prinsip penempatan orang yang tepat pada bagiannya.
e) Pengambilan keputusan dapat dilaksanakan dengan cepat walaupun banyak orang yang diajak
berkonsultasi karena pimpinan masih dalam satu tangan.
f) Koordinasi lebih baik karena adanya pembagian tugas secara terinci.
g) Semangat kerja bertambah besar karena pekerjaan disesuaikan dengan bakat dan kemampuan
yang dimiliki.

Kelemahan organisasi ini :
a) Rasa solideritas menjadi berkurang, karena karyawan tidak saling mengenal
b) perintah-perintah antara atasan dengan staff dapat berkurang, karena adanya perintah
sendiri padahal fungsi kewenangannya sangat berbeda.
c) Kesatuan komando berkurang
d) Koordinasi yang kurang baik pada tingkat staff dapat menghambat pelaksanaan tugas.

c. Organisasi Fungsional
Organisasi yang disusun atas dasar pelaksanaan. Organisasi ini digunakan untuk perusahaan
yang pembagian tugasnya dapat dibedakan dengan jelas.

Kebaikan organisasi ini :
a) Pembidangan tugas menjadi lebih jelas
b) Spesialisasi karyawan lebih efektif dan dikembangkan
c) Solidaritas kerja, semangat kerja karyawan yang tinggi
d) Koordinasi berjalan dengan lancar dan tertib

Kelemahan organisasi ini :
a) Karyawan terlalu memperhatikan bidang spesialisasi sendiri saja, sehingga pengalihan
kerja menjadi sulit dilaksanakan.
b) Koordinasi menyeluruh sukar dilaksanakan.
c) Menimbulkan rasa kelompok yang sangat sempit dari bagian yang sama sehingga sering
timbul konflik.

d. Organisasi Panitia
Organisasi dibentuk hanya untuk sementara waktu. Setelah tugas selesai maka akan selesai
kegiatan organisasi tersebut.

Kebaikan organisasi ini :
a) Segala keputusan dipertimbangkan masak-masak dalam pembahasan yang dalam dan
terperinci.
b) Kemungkinan pimpinan akan bertindak otoriter sangat kecil.
c) Koordinasi kerja dibahas dalam bentuk kelompok/ team.

Kelemahan organisasi ini :
a) Proses pengambilan keputusan membutuhkan diskusi yang berlarut-larut yang menghambat
pelaksanaan tugas.
b) Tanggung jawabnya tidak jelas, karena merupakan tanggung jawab bersama.
c) Kreativitas karyawan terhambat dan sukar untuk dikembangkan, karena faktor kreatifitas
lebih dipentingkan.

e. Organisasi Statis
Merupakan gambaran secara skematis hubungan kerjasama yang terdapat dalam organisasi untuk
mencapai suatu tujuan.
f. Organisasi Dinamis
Merupakan kegiatan yang berhubungan dengan usaha untuk merencanakan skema organisasi,
mengadakan departemensi dan menetapkan wewenang, tugas dan tanggung jawab.
g. Organisasi Formal
Organisasi formal adalah organisasi/ sistem kerjasama yang dilakukan oleh dua orang atau
lebih yang dikoordinir untuk mencapai suatu tujuan yang ditetapkan secara rasional dan
dibentuk secara sadar dan mempunyai tujuan tertentu yang disadari pula dengan menggunakan
sistem tugas, hubungan wewenang, tanggung jawab maupun pertanggungjawaban dirancang oleh
manajer agar pekerjaan tetap terlaksana sesuai dengan peraturan yang telah disepakati
bersama. Hal yang perlu diperhatikan dalam menyusun bagan struktur organisasi formal
adalah wewenang, tanggung jawab, koordinasi, maupun pendelegasian wewenang.
h. Organisasi Informal
Organisasi Informal adalah organisasi/ kerjasama yang dilakukan oleh dua orang atau lebih
yang tidak dikoordinir untuk mencapai tujuan akhirnya memiliki tujuan bersama, dimana
kedudukan dan fungsi yang dilakukan tampak kabur dan tercipta karena adanya hubungan
antar pribadi yang secara tidak sadar terjadi keberadaanya tanpa didasarkan pada hubungan
wewenang formal pada struktur organisasi maupun kesepakatan tujuan bersama. Organisasi
informal ini terjadi karena adanya komunikasi antar sesama karyawan yang dengan cepat
menyebarkan informasi melalui desas desus dari mulut ke mulut, namun itu bisa saja
berlebihan,salah, kurang tepat maupun merupakan kebocoran informasi dari atasan yang
mungkin benar. Untuk itu agar organisasi informal bermanfaat bagi perusahaan maka sudah
sepantasnya kalau setiap atasan harus bisa menggunakan segi positif keberadaan organisasi
informal ini terutama dalam menyampaikan perintah.

STRUKTUR ATAU SKEMA ORGANISASI
Struktur Organisasi adalah susunan dan hubungan-hubungan antar komponen bagian-bagian dan posisi-posisi dalam suatu organisasi, komponen-komponen dalam tiap organisasi memiliki ketergantungan. Sehingga jika suatu komponen baik. Maka akan berpengaruh pada komponen lainnya dan organisasi tersebut.
Menurut Keith Davis ada 6 bagan bentuk struktur organisasi yaitu :
1. Bentuk Vertikal
Dalam bentuk ini, sistem organisasi pimpinan sampai organisasi atau pejabat yang lebih rendah digariskan dari atas ke bawah secara vertikal.
2. Bentuk Mendatar / Horizontal
Dalam bentuk ini, saluran wewenangnya dari pucuk pimpinan sampai dengan satuan organisasi atau pejabat yang terendah disusun atau digariskan dari kiri kea rah kanan atau sebaliknya.
3. Bentuk Lingkaran
Dalam bentuk lingkaran, saluran wewenangnya dari pucuk pimpinana sampai dengan satuan organisasi atau pejabat yang terendah disusun dari pusat lingkaran ke aarah bidang lingkaran.
4. Bentuk Setengah Lingkaran
Dalam bentuk ini, saluran wewenang dari pucuk pimpinan sampai dengan satuan organisasi atau pejabat yang terendah disusun dari pusat lingkaran kea rah bidang bawah lingkaran atau sebaliknya
5. Bentuk Elliptical
Dalam bentuk ini, saluran wewenangnya dari pucuk pimpinan sampai dengan satuan organisasi atau pejabat yang terendah digambarkan dengan pusat Elips kearah bidang elips
6. Bentuk Piramid terbalik
Dalam bentuk ini, saluran wewenang dari pucuk pimpinan sampai dengan organisasi atau pejabat terendah digambarkan dalam susunan berbentuk piramid terbalik.

sumber: http://ordinarynitnot.blogspot.com/2011/10/iv-organisasi.html

Tidak ada komentar:

Posting Komentar