Sejak awal peradaban manusia selalu termotivasi untuk
memperbaharui teknologi yang ada. Kemajuan teknologi informasi telah
memberikan dampak yang cukup signifikan bagi berbagai aspek kehidupan manusia
yang membuat manusia mengubah proses hidupnya dengan berbagai teknologi dan
aplikasi ilmu pengetahuan khususnya dalam pola komunikasi-informasi.
Perkembangan teknologi yang semakin pesat dan dorongan
kebutuhan manusia yang semakin meningkat untuk menembus batas ruang dan waktu,
maka terbentuklah sebuah media untuk mempermudah masyarakat untuk menjalin
komunikasi dan berinteraksi lewat jarak jauh yang sering disebut dengan dunia
maya.
Dunia maya merupakan salah satu fasilitas yang digunakan
untuk berbagai kegiatan atau aktifitas seperti yang di lakukan di dunia nyata, oleh
sebab itu dikarenakan banyak kesamaan antara dunia nyata dengan dunia maya maka
perlu adanya etika dalam berkehidupan didalam kedua dunia tersebut agar pembaca
maupun orang yang kita ajak berkomunikasi virtual tidak merasa tersinggung
dengan ucapkan kita atau men”judge” kita sebagai orang yang tidak memiliki
sopan santun. Selain itu etika diperlukan untuk mendapatkan manfaat internet
itu sendiri yaitu memperoleh edukasi yang bermanfaat bagi pengaksesnya.
Makalah ini disusun sekedar untuk menunjang permasalahan
yang dihadapi akibat dampak perkembangan dunia maya yang semakin pesat,
sehingga perlu diketahui cara menggunakan Internet yang baik dan benar, etika
yang baik bagi pengguna internet alam berkehidupan sehari-hari serta untuk
mengetahui bagiamana beretika yang baik di dunia maya / Internet dan
risiko hukum yang timbul akibat pelanggaran kode etika.
HUBUNGAN DUNIA MAYA DENGAN ETIKA
Dunia Maya atau yang sering disebut dengan Media Maya atau
internet adalah salah satu media atau dunia firtual yang sengaja dibuat
untuk mempermudah pekerjaan manusia atau interaksi antara satu orang
dengan orang lainnya yang berada di tempat yang berbeda. Dengan
tingkat kebutuhan yang beragam, sehingga Internet lebih cenderung disebut
dengan Dunia Maya atau Cyber World.
Internet merupakan kepanjangan dari Interconection
Networking atau juga telah menjadi International Networking merupakan
suatu jaringan yang menghubungkan komputer di seluruh dunia.
Etika berasal dari bahasa latin, Etica yang berarti falsafah
moral dan merupakan pedoman cara hidup yang benar dilihat dari sudut
pandang budaya, susila dan agama. Etika berasal dari bahasa Yunani yaitu
Ethos yang berarti kebiasaan, watak.
Etika memiliki banyak makna antara lain :
1. Makna pertama : semangat khas kelompok tertentu, misalnya
ethos kerja, kode etik kelompok profesi.
2. Makna kedua : norma-norma yang dianut oleh kelompok,
golongan masyarakat tertentu mengenai
perbuatan yang baik-benar.
3. Makna ketiga : studi tentang prinsip-prinsip perilaku yang
baik dan benar sebagai falsafat moral. Etika
sebagai refleksi kritis dan
rasional tentang norma-norma yang terwujud dalam perilaku hidup manusia.
Dengan tingkat kebutuhan yang beragam, sehingga Internet
lebih cenderung disebut dengan Dunia Maya atau Cyber World dengan fungsi
yang beragam antara lain :
1. Menghubungkan orang dengan komputer, contohnya; Remote
connections untuk pengecekan terhadap
sekian banyak servers (belasan) yang
tersebar dibeberapa tempat (kota dan negara);
2. Menghubungkan komputer dengan komputer, contohnya; Remote
connections terhadap setiap PC yang
terhubung dengan jaringan LAN di
network tertentu;
3. Menghubungkan orang dengan bank, contohnya; Internet
Banking;
4. Menghubungkan orang dengan orang, contohnya; Surat menyurat,
atau yang disebut e-mail. Fax through
internet (internet Fax);
5. Menghubungkan orang dengan instansi tertentu, contohnya;
Hackers. Karena internet bersifat open loop,
walaupun setiap jaringan
tertentu memasang security;
6. Menghubungkan orang dengan profesional bidang tertentu,
contohnya; Dunia medic. (Dokter jaman
sekarang bisa melakukan operasi or
diagnosis dari jarak ribuan miles dengan menggunakan media internet,
tidak
lagi harus didepan sang pasien.)
Masih banyak lagi contoh dalam pengaplikasiannya dalam
kehidupan sehari-hari. Ini menunjukkan tidak adanya batasa ruang dan waktu
untuk berinteraksi atau berkomunikasi dengan adanya Dunia Maya ini.
Perkembangan internet yang begitu pesat menuntut
dibuatkannya aturan-aturan atau etika beraktifitas di dalamnya. Berikut
ini adalah beberapa alasan pentingnya etika dalam dunia maya :
1. Pengguna internet berasal dari berbagai negara yang memiliki
budaya, bahasa dan adat istiadat yang
berbeda.
2. Pengguna internet merupakan orang yang hidup dalam
anonymouse, yang mengharuskan pernyataan
identitas asli dalam berinteraksi.
3. Bermacam fasilitas di internet memungkinkan seseorang untuk
bertindak etis / tidak etis.
4. Harus diperhatikan bahwa pengguna internet akan selalu
bertambah setiap saat yang memungkinkan
masuknya ‘penghuni’ baru. Untuk
itu mereka perlu diberi petunjuk agar memahami budaya internet.
Ketika berinteraksi atau berkomunikasi dengan dunia maya memang
tidak ada batasan ruang dan waktu. Meskipun demikian, sebaiknya juga harus
diperhatikan bagaimana etika yang baik.
Dalam beretika ada beberapa teori yang melandasinya, terori
yang melandasi beretika tersebut antara lain:
1. Utilitarisme
Utilis berarti “bermanfaat”. Menurut teori ini suatu
perbuatan adalah baik jika membawa manfaat, tapi manfaat itu harus
menyangkut bukan saja satu dua orang melainkan masyarakat secara
keseluruhan.
2. Deontolog
Istilah “deontologi” ini berasal dari kata Yunani deon yang
berarti kewajiban. Perbuatan tidak pernah menjadi baik karena hasilnya
baik, melainkan hanya karena wajib dilakukan.
Perbuatan tidak dihalalkan karena tujuannya. Tujuan yang
baik tidak menjadikan perbuatan itu baik. Kita tidak pernah boleh
melakukan sesuatu yang jahat supaya dihasilkan sesuatu yang baik.
3. Teori Hak
Sebenarnya teori hak merupakan suatu aspek dari teori
deontologi, karena hak berkaitan dengan kewajiban.
4. Teori Keutamaan
Teori ini adalah teori keutamaan (virtue) yang memandang
sikap atau akhlak seseorang. Tidak ditanyakan apakah suatu perbuatan
tertentu adil, atau jujur, atau murah hati, melainkan: apakah orang itu
bersikap adil, jujur, murah hati, dan sebagainya. Velasquez (2005),
Etika di Internet dikenal dengan istilah Netiquette (Network
Etiquette), yaitu semacam tatakrama dalam menggunakan Internet. Etika ,
lebih erat kaitannya dengan kepribadian masing-masing. Jadi tak semua pengguna
Internet mentaati aturan tersebut. Namun ada baiknya jika kita mengetahui
dan menerapkannya.
Dibawah ini ada beberapa etika khusus yang dapat
diterapkan untuk berkomunikasi dalam sebuah forum:
1. Jangan Gunakan Huruf Kapital
Karena penggunaan karakter huruf bisa dianalogikan dengan
suasana hati si penulis. Huruf kapital mencerminkan penulis yang sedang
emosi, marah atau berteriak. Tentu sangat tidak menyenangkan tatkala Anda
dihadapkan dengan lawan bicara yang penuh dengan emosi bukan? Walau begitu, ada
kalanya huruf kapital dapat digunakan untuk memberi penegasan maksud. Tapi yang
harus dicatat, gunakanlah penegasan maksud ini secukupnya saja, satu-dua kata
dan jangan sampai seluruh kalimat/paragraf.
2. Kutip Seperlunya
Ketika anda ingin memberi tanggapan terhadap postingan
seseorang dalam satu forum, maka sebaiknya kutiplah bagian terpentingnya saja
yang merupakan inti dari hal yang ingin anda tanggapi dan buang bagian yang
tidak perlu. Jangan sekali-kali mengutip seluruh isinya karena itu bisa
membebani bandwith server yang bersangkutan dan bisa berakibat kecepatan akses
ke forum menjadi terganggu.
3. Perlakuan Terhadap Pesan Pribadi
Jika seseorang mengirim informasi atau gagasan kepada anda
secara pribadi (private message), Anda tidak sepatutnya mengirim/menjawabny a
kembali ke dalam forum umum.
4. Hati-hati terhadap informasi/ berita hoax
Tidak semua berita yang beredar di internet itu benar
adanya. Seperti halnya spam, hoax juga merupakan musuh besar bagi para
kebanyakan netter. Maka, sebelum anda mem-forward pastikanlah terlebih dahulu
bahwa informasi yang ingin anda kirim itu adalah benar adanya. Jika tidak,
maka anda dapat dianggap sebagai penyebar kebohongan yang
akhirnya kepercayaan orang-orang di sekitar anda pun akan hilang.
5. Ketika ‘Harus’ Menyimpang Dari Topik (out of
topic/ OOT)
Ketika Anda ingin menyampaikan hal yang diluar topik (OOT)
berilah keterangan, supaya subject dari diskusi tidak rancu.
6. Hindari Personal Attack.
Ketika anda tengah dalam situasi debat yang sengit, jangan
sekali-kali Anda menjadikan kelemahan pribadi lawan sebagai senjata untuk
melawan argumentasinya. Sebab, ini hanya akan menunjukkan seberapa dangkal
pengetahuan anda. Lawan argumentasi hanya dengan data/fakta saja, sedikit
langkah diplomasi mungkin bisa membantu. Tapi ingat, jangan sekali-kali menggunakan
kepribadian lawan diskusi sebagai senjata sekalipun ia adalah orang
yang Anda benci. Budayakan sikap Diskusi yang sehat, bukan debat kusir.
7. Kritik dan Saran yang Bersifat Pribadi Harus
Lewat PM (Personal Message)
Jangan mengkritik seseorang di depan forum. Ini hanya akan
membuatnya rendah diri. Kritik dan saran yang diberikan pun harus bersifat
konstruktif, bukan destruktif. Beda bila kritik dan saran itu ditujukan
untuk anggota forum secara umum atau pihak moderator dalam rangka perbaikan
sistem forum, Anda boleh mempostingnya di dalam forum selama tidak
menunjuk orang per orang tertentu.
8. Dilarang menghina : agama, ras, gender,
status sosial dan sebagainya yang berpotensi menimbulkan debat kusir yang
mengarah ke situasi yang emosional.
9. Cara bertanya yang baik :
1. Gunakan bahasa yang sopan.
2. Jangan asumsikan bahwa Anda berhak mendapatkan jawaban.
3. Beri judul yang sesuai dan deskriptif.
4. Tulis pertanyaan anda dengan bahasa yang baik dan mudah
dimengerti.
5. Buat kesimpulan setelah permasalahan anda terjawab.
Berkirim email, etikanya sebenarnya sama dengan seperti
kalau kita berkirim surat biasa pada umumnya. Tentunya etikanya tidak jauh
berbeda. Yang sedikit membedakan antara Etika Berkirim Email dengan surat
biasa Adalah sebagai berikut :
1. Kirimkanlah email secara singkat, padat dan
langsung “to the point”.
Di internet tidak semua orang suka atau punya waktu luang
untuk berlama-lama di internet. Disamping karena sibuk, juga tidak semua
orang punya akses internet yang unlimited yang tidak punya beban lagi
dalam menanggung biaya koneksinya. Jadi etikanya, berkirimlah email dengan
kata-kata yang tidak terlalu panjang. Pertanyaannya, gimana kalau isi
emailnya pointnya cukup banyak sehingga menuntut emailnya harus panjang
sampai berlembar-lembar? Sebaiknya pisahkan ke dalam attachment.
2. Jangan mengirim attachment yang terlalu besar.
Meski akses internet sekarang sudah semakin cepat tapi
kualitas internet belum merata ke semua daerah, terutama di negara kita,
beberapa daerah malah masih mengandalkan kecepatan GPRS dalam koneksi
internetnya. Jadi usahakan attachment yang dikirim besarnya tidak
lebih dari 1 MB. Jika anda perlu mengirim file yang lebih besar ukurannya,
usahakan pakai media lain semacam FTP (file transfer protocol) yang lebih
cepat. Atau bisa lewat file sharing yang banyak disediakan di internet.
(Seperti 4share)
3. Jangan mem-forward sebuah CC atau BCC email.
Email yang boleh diforward kembali kepada orang lain adalah
hanya yang To saja. Artinya CC dan BCC itu stop, harus berhenti di tempat
anda. Karena informasinya sebatas buat kita sendiri jadi tidak boleh
diteruskan ke orang lain. Boleh diteruskan tapi harus seijin dari
authornya yang pertama atau kecuali kita masuk dalam daftar To-nya.
Sekedar contoh aja, Roy Suryo dalam sidang kasus Prita Mulyasari
memberikan kesaksian yang memberatkan Prita karena waktu itu Prita
mengirim email keluhannya kepada 20 orang teman-temanya di kolom To semua,
yang artinya dianggap boleh di-forward atau disebarkan sehingga akhirnya sampai menyebar
ke milis-milis. Dan Prita dianggap bersalah meskipun tiga pakar, yaitu
Chairul Huda (ahli hukum), Ruby Z Alamsyah (ahli analis forensik digital)
dan Yasin Kara (mantan Wakil Ketua Pansus sekaligus Ketua Panja UU ITE )
tidak sependapat dengan pendapat Roy Suryoini.
4. Jangan menggunakan “Caps Lock” atau huruf kapital.
Huruf kapital boleh digunakan sebatas pada kata-kata
tertentu. Misal untuk penekanan atau perhatian pada kata yang perlu
ditegaskan, tapi jangan sekali-kali digunakan seluruhnya dalam kata-kata
emailnya. Karena apa? Karena anda akan dianggap marah oleh si
penerima emailnya.
5. Jangan menghapus rekam jejak email.
Banyak orang yang suka mengforward email-email yang menarik,
yang lucu-lucu, yang telah dikirimkan oleh orang lain kepada kita, tapi tidak
jarang orang dengan begitu saja menghapus rekam jejak si pengirim atau author
emailnya yang pertama. Jadi etikanya anda boleh meneruskan atau mem-forward
email tapi tidak boleh menghapus rekam jejaknya. Mengapa demikian? Karena,
pertama dengan menghapus berarti anda kurang menghargai si author yang sudah
berbaik hati mengirimkannya kepada anda. Kedua, justru anda mendapatkan
keuntungan jika terjadi tuntutan terhadap muatan isi emailnya. Anda bias
dibebaskan dari tuntutan karena anda bukan sebagai pembuat emailnya.
6. Tidak boleh mem-forward dengan mengubah isi
emailnya.
Anda boleh saja mem-forward dan memberikan note tambahan
dalam forward sebuah email, tapi etikanya anda tidak boleh mengubah atau
mengedit sedikitpun muatan isi dari emailnya kecuali kalau anda sudah
dapat ijin dari si authornya yang pertama.
7. Jangan sering mem-BCC orang lain.
Kegemaran sering mem-BCC adalah tidak baik atau kurang etis,
terlebih ke milis atau mengirimkan BCC secara masal, karena kesan dari BCC
adalah seperti bisik-bisik atau bergunjing. Dan yang lebih parah anda bisa
disejajarkan sebagai seorang spammer email yang sering melakukan cara-cara
BCC ini.
Sumber: http://pakiahsampono.wordpress.com/kode-etik-profesi/kode-etik-dunia-maya/
Sumber: http://pakiahsampono.wordpress.com/kode-etik-profesi/kode-etik-dunia-maya/